GardaMalut.id, Halut — Kebaktian Kebangunan Rohani, yang dilakukan di lapangan Do Omu Matau, Tobelo pada Selasa, (22/09/26), dan menghadirkan Pengkhotbah, Pdt. Risuli Lubis, bersama timnya, menyedot perhatian warga.
Sejak sore hari, ratusan warga sudah mulai berdatangan dengan kerinduan untuk mengikuti dan mendapat berkat penyembuhan dari Pdt. Risuli.
Dengan mengusung thema “Mujizat Itu Nyata” dan Sub tema : “Melalui Kuasa Penyembuhan Ilahi Kita Perkuat Kerukunan antar Sesama”, KKR ini dihadiri langsung oleh Bupati Halut, Piet Hein Babua, Kapolres Halut AKBP Elrichson Pasaribu, Danramil 1508-03 Kao, Kapten Inf Frans Komea, Sekda Halut, E.J. Papilaya, anggota DPRD Halut Janlis G. Kitong para pimpinan jemaat dari berbagai gereja, tokoh agama, tim KKR serta ribuan warga yang memadati lokasi tersebut.
Bupati Halut, Piet Hein Babua, dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pdt. R. Lubis bersama tim dan keluarga yang berkenan hadir di Halut. Ini menjadi sebuah tanda dan berkat tersendiri bagi daerah Halut yang tercinta ini.
Menurut Bupati, Halut yang selama ini dibangun bersama tentu tidak terlepas dari berbagai permasalahan, tantangan, dan dinamika pemerintahan. Namun, sampai dengan hari ini, patut disyukuri bahwa Halut masih berada dalam keadaan aman, tenteram, dan damai.
“Sejak saya dilantik sebagai Bupati Halmahera Utara pada tanggal 21 Maret 2025, saya selalu meyakini bahwa pemerintahan dan seluruh masyarakat Halmahera Utara senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, sebesar apapun tantangan dan persoalan yang kita hadapi, kita percaya bahwa semuanya dapat kita atasi bersama.
Saya juga meyakini bahwa apabila pemerintahan dijalankan dengan baik dan masyarakat hidup dalam kerukunan, kedamaian, persatuan, saling menghargai, serta membangun toleransi dengan baik, maka negeri ini akan senantiasa mendapatkan berkat dari Tuhan.
Dalam berbagai kesempatan, baik pada apel di lingkungan Pemerintah Daerah maupun dalam rapat-rapat, saya selalu menyampaikan bahwa kita memang sering menghadapi berbagai persoalan dan tantangan dalam menjalankan pemerintahan. Namun, pada saat menghadapi situasi yang sulit, kita sering kali dapat keluar dari persoalan tersebut.
Bagi saya, itulah yang menjadi bagian dari mujizat Tuhan yang terjadi di Halmahera Utara. Karena itu, saya selalu percaya bahwa mujizat Tuhan akan terus ada dan menyertai negeri ini”, ungkap Bupati Piet.
Lebih lanjut, Bupati Piet memberikan apresiasi atas kegiatan KKR ini karena didatangi oleh seorang tokoh agama, Pdt. R. Lubis, yang telah dikenal luas melalui pelayanan dan kegiatan-kegiatan rohaninya.
“Selama ini saya juga sering melihat pelayanan beliau melalui YouTube. Karena itu, kehadiran beliau di Halmahera Utara tentu menjadi sebuah kesempatan dan berkat yang patut kita syukuri.
Dengan tuntunan dan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, saya percaya kehadiran Pendeta Lubis akan membawa berkat bagi Halmahera Utara lewat kuasa Tuhan. Kita berharap melalui doa dan pelayanan yang dilakukan, negeri ini semakin diberkati, masyarakat semakin dikuatkan, dan kita semua mengalami pemulihan.
Apapun tantangan dan persoalan yang kita hadapi, apabila kita tetap berjalan bersama Tuhan dan saling mendukung satu dengan yang lain, saya yakin kita akan mampu menyelesaikannya secara bersama-sama.
Karena itu, kepada seluruh masyarakat Halmahera Utara, mari kita manfaatkan kesempatan dan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Kehadiran Bapak Pendeta Lubis di Halmahera Utara sangat terbatas waktunya karena beliau juga memiliki undangan pelayanan di Manado. Namun, dalam beberapa hari ke depan beliau berada bersama kita.
Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk bersama-sama berdoa, memohon penyertaan Tuhan, kekuatan, pemulihan, dan kesembuhan bagi masyarakat Halmahera Utara.
Bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi beban berat, mari kita membawa seluruh pergumulan dan beban tersebut dalam doa. Kita percaya bahwa dengan pertolongan Tuhan, setiap beban yang kita hadapi dapat dilepaskan secara perlahan-lahan, sehingga ke depan Halmahera Utara menjadi daerah yang semakin sehat, aman, damai, dan sejahtera”, pungkas Bupati Piet.
Acara kemudian dilanjutkan dengan proses Doa penyembuhan kepada sejumlah orang sakit yang mendapat kesempatan dijamah oleh sang Pendeta kondang ini. (red).













