PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Kadis Nakertrans Halut, Jefry R Hoata, Resmi Tutup Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi

banner 120x600

GardaMalut.id, Tobelo – Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halut selama 14 hari, (10-24 Agustus 2026), secara resmi ditutup oleh Kadis Jefry R Hoata, pada Senin, (24/08/26), di kantor Disnakertrans Halut.

Kegiatan penutupan ini dihadiri juga oleh para Kepala Bidang dan sejumlah staf serta pihak BLK dan instruktur dari bidang yang dilatih yaitu, Kreasi Busana dengan Mesin Jahit, Teknisi AC Residential, serta Pemeliharaan Kendaraan Ringan Sistem Injeksi

Kadis Nakertrans Halut, Jefry Hoata dalam arahan nya memaparkan bahwa pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 2026 di Tobelo sebagai langkah nyata meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat kesiapan kerja, sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru.

PBK 2026 merupakan kolaborasi Dinas Nakertrans Halmahera Utara bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih 14 hari dengan pendekatan pembelajaran yang mengutamakan praktik.

“Pelatihan tidak boleh berhenti sebatas memperoleh keterampilan. Peserta diharapkan mampu mempertahankan kompetensi, mengikuti proses sertifikasi, kemudian mengembangkan kemampuan yang dimiliki menjadi pekerjaan maupun usaha produktif”, ungkap Jefry.

Pada pelatihan Teknisi AC Residential, instruktur BPVP Ternate, Rival Erens Tala, menjelaskan bahwa peserta mendapatkan materi berdasarkan unit kompetensi, mulai dari keselamatan dan kesehatan kerja, komunikasi dan kerja sama di tempat kerja, persiapan alat dan bahan, hingga pencucian unit AC.

Peserta juga mendapat praktik langsung berupa bongkar-pasang unit AC dan recharging/pengisian refrigeran, termasuk praktik pada unit AC di ruang kerja Kantor Camat Tobelo.

Sementara pada program Kreasi Busana dengan Mesin Jahit, peserta dilatih secara intensif melalui praktik hingga mampu membuat pakaian secara mandiri. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha jahit dari rumah.

Adapun program Pemeliharaan Kendaraan Ringan Sistem Injeksi diarahkan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis yang sesuai kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor bengkel dan jasa otomotif.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa peserta yang mengikuti penilaian secara objektif dan dinyatakan kompeten serta memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengembangkan karier maupun usaha.

Sertifikasi kompetensi tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu modal pendukung untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta berbagai program bantuan pemerintah.

Pemkab Halmahera Utara berkomitmen mengupayakan dukungan peralatan bagi peserta yang benar-benar siap membuka usaha. Bantuan pada prinsipnya diarahkan secara berkelompok, sementara usaha tertentu dengan kebutuhan peralatan relatif kecil dapat dipertimbangkan secara perorangan sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran.

Peserta yang telah membuka usaha juga diharapkan segera melapor agar pemerintah dapat memberikan pembinaan sekaligus membantu membuka akses terhadap program pengembangan usaha yang lebih luas.

Ke depan, Dinas Nakertrans Halmahera Utara juga mendorong keberlanjutan pelatihan melalui program yang dapat dilaksanakan bersama BPVP Ternate maupun pelatihan yang dianggarkan secara mandiri oleh pemerintah daerah sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *