PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Nofino Lobiua, SH, “Kehadiran PT NICO Adalah Berkat Bagi Halut!”

banner 120x600

GardaMalut.id, Tobelo – Dinamika terkait harga dan pembelian buah kelapa yang dilakukan oleh PT NICO beberapa hari terakhir ini mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan. Opini pro dan kontra muncul serta menjadi diskusi hangat di kalangan masyarakat. Hal ini pun mendapat perhatian serius salah satu tokoh masyarakat Halut, Nofino Lobiua.

Kepada media ini, Rabu, (19/08/26), Nofino mengungkapkan bahwa kehadiran PT NICO adalah berkah nyata yang telah mengubah wajah perekonomian daerah, khusus bagi petani kelapa.

Menurut Nofino, selama ratusan tahun, petani kelapa terjebak dalam siklus kerja manual yang berat dan melelahkan untuk mengolah kelapa menjadi kopra. Namun, dengan adanya PT NICO wajah petani kelapa di Tobelo Halut berubah total menjadi lebih moderen, efisien, dan mensejahterakan.

PT NICO hadir membeli kelapa secara langsung, memotong birokrasi kerja dan mempercepat perputaran modal petani. Ribuan anak-anak daerah memiliki pekerjaan yang layak, penghasilan tetap dan masa depan yang jelas berkat lapangan kerja yang dibuka PT NICO. Uang yang berputar dari transaksi kelapa PT NICO langsung masuk ke kantong-kantong masyarakat bawah, menghidupkan pasar lokal dan mengurangi pengangguran di Halut.

“Kita harus bersyukur, berterima kasih dan salut kepada putra daerah asli Pak Olaf Tobin, pribadi yang mencintai tanah kelahirannya membawa investasi besar untuk membangun daerah ini di bidang ekonomi.

Sebagai warga masyarakat, Pemda/DPRD, gagasan cerdas Pak Olaf Tobin membawa masuk PT NICO harus didukung dan direspon dengan bijaksana.

Saya sebagai Ketua DPRD periode 2004-2009, pada tahun 2006 melalui forum musyawarah daerah Pemda/DPRD, kami telah menyepakati dan mendeklarasikan Visi Halut sebagai Kabupaten Kelapa.

Karena itu saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kami kepada PT NICO khususnya kepada Pak Olaf Tobin, atas ketulusannya membawa masuk investasi triliunan rupiah di tanah kelahirannya. Kehadiran PT NICO telah mengurangi pengangguran secara masif. Ada ribuan karyawan pabrik, buruh angkut, ratusan sopir yang bekerja di PT NICO. PT NICO memberikan kebebasan memilih petani tidak lagi dipaksa mengolah kopra, mereka memiliki opsi untuk menjual buah kelapa segar secara langsung ke perusahaan. PT NICO memotong mata rantai kerja, memperbaiki arus kas harian keluarga dan menjadi penyelamat saat harga kopra global sedang anjlok”, ungkap Nofino

Menurut mantan Ketua DPRD Halut, periode 2004-2009, harus diakui bahwa PT NICO adalah perusahaan berstandar internasional yang berorientasi ekspor menembus pasar Jerman, China, Amerika dan beberapa negara lainnya. Memang saat ini stabilitas pasar global sedang mengalami tekanan berat akibat dinamika geopolitik global. Hal ini memicu lonjakan biaya logistik dan operasional pengiriman internasional.

Kondisi perekonomian inilah yang secara langsung mempengaruhi fluktuasi dan membatasi fleksibilitas harga beli kelapa di tingkat lokal pabrik.

“Menjaga keberlangsungan PT NICO berarti menjaga dapur ribuan pekerja lokal ini agar tetap menyala. Orang Halmahera hidup bukan dari emas dan perak tapi dari kelapa turun temurun sejak nenek moyang kami, kelapa adalah pohon kehidupan tak pernah habis selama manusia Halmahera ada di tanah ini”, pungkas Nofino”. (red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *