GardaMalut.id, Halut – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Halmahera Utara melaksanakan Gerai Pelayanan Pendaftaran Akun dan Nomor Induk Berusaha (NIB), bagi para pelaku usaha di Pasar Rawajaya, Kecamatan Tobelo, pada Selasa, dimulai pukul 08.00 hingga 16.00., wit.
Sosialisasi dibuka secara langsung oleh Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Halmahera Utara, Alfinansius Tenga, SH, MH.
Gerai pelayanan ini menjadi salah satu upaya DPMPTSP Kabupaten Halmahera Utara untuk mendekatkan pelayanan perizinan kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang berada di wilayah Kecamatan Tobelo.
Kadis Alfinansius Tenga, mengungkapkan bahwa selain memberikan pelayanan pendaftaran akun dan penerbitan NIB, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Penerapan Aplikasi SEPINTAS HALUT (Sistem Informasi Elektronik Terpadu dan Searah).
Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha mendapatkan informasi dan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha serta pemanfaatan layanan digital dalam proses pelayanan perizinan. Kehadiran gerai pelayanan di pasar juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperoleh pendampingan secara langsung dalam proses pendaftaran.
Sekitar 30 pelaku usaha datang dan memanfaatkan layanan yang disediakan pada Gerai Pelayanan DPMPTSP di Pasar Rawajaya. Para pelaku usaha mengikuti proses pelayanan mulai dari pendaftaran akun hingga pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya legalitas usaha sekaligus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan perizinan secara lebih mudah, cepat, dan terarah.
Melalui kegiatan Gerai Pelayanan dan Sosialisasi SEPINTAS HALUT, DPMPTSP Kabupaten Halmahera Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan perizinan yang semakin dekat dengan masyarakat serta mendukung kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di Kabupaten Halmahera Utara.
“Pelayanan semakin dekat, proses semakin mudah, usaha semakin legal dan berkembang”, pungkas Alfinansius. (red).













