GardaMalut.id, Halut — Pasca masuknya KM Tatamailau di pelabuhan Tobelo dan melayari jalur Timur Indonesia, kini pemda Halut berencana mengusahakan KM Ngapulu untuk masuk lagi di pelabuhan Tobelo, guna melayani kebutuhan warga di beberapa jalur seperti ke Ambon, Bau-Bau, Makassar dan ke pulau Jawa.
Rencana ini dibahas secara serius dalam rapat yang digelar di ruang Meeting Sekda, lantai II kantor Bupati, pada Rabu, (30/09/26), dipimpin oleh Sekda, E. J. Papilaya dan dihadiri beberapa instansi terkait, seperti, Asisten II, Wenas Rompis, Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Nakertrans, Kadis Perindag, Kepala UPP Klas 1 Tobelo, yang diwakili oleh Kasie Lala dan Pelayanan Jasa, Muchlis Djunaedy, Kasie Kesyabandaran Capt.Marianti, dan Decky Iwisara.

Sekda, E. J. Papilaya dalam arahannya memaparkan bahwa rencana Pemda Halut untuk mendatangkan KM Ngapulu masuk ke pelabuhan Tobelo, merupakan tanggapan atas masukan dan kebutuhan warga Halut yang berasal dari beberapa daerah di Nusantara seperti Ambon, Buton, Makassar dan Jawa serta tanggapan positif dari beberapa kabupaten lingkar Halut yaitu Morotai, Haltim dan Halbar yang sangat merasakan manfaatnya pasca KM Tatamailau masuk pelabuhan Tobelo. Karena itu perlu dipersiapkan secara lebih matang dan dibahas dengan semua unsur terkait.
Dari hasil rapat dan masukan yang diberikan, ada beberapa hal yang mendapat perhatian serius untuk disiapkan yaitu, perlunya sosialisasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan kepada para nelayan dan pemilik rompong agar tidak masuk dalam jalur pelayaran kapal karena sangat membahayakan keselamatan.

Masalah sampah dari kapal yang harus diantisipasi oleh dinas Lingkungan Hidup, kapasitas pengisian air untuk kebutuhan kapal yang perlu ditambahkan.
Selain itu aspirasi dan dukungan dari paguyuban-paguyuban serta kabupaten lingkar Halut juga dibutuhkan dalam koordinasi dan sosialisasi yang jelas sehingga apa yang diharapkan dari masuknya KM Ngapulu di pelabuhan Tobelo dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Kasie Kesyabandaran Capt.Marianti, pada kesempatan itu juga memberikan gambaran bahwa KM Ngapulu adalah salah satu kapal yang terbesar di kelasnya sehingga membutuhkan persiapan yang lebih baik.
Pihak UPP kls. 1 Tobelo sangat menyakini bahwa pemda Halut mampu dan siap untuk rencana masuknya KM Ngapulu dan ini dibuktikan saat mempersiapkan masuknya KM Tatamailau di pelabuhan Tobelo kali lalu.
Sebagai informasi, KM Ngapulu adalah salah satu kapal milik PT Pelni yang saat ini melayani rute pelayaran secara pulang pergi di beberapa pelabuhan yaitu, Tanjung Priok, (Jakarta), Surabaya, Makassar, Baubau, Namlea, Ambon, Ternate, Jailolo dan Bitung.
Dengan kapasitas yang mampu menampung sekitar 2.130 hingga 2.500 penumpang sekaligus dalam sekali pelayaran, kehadiran KM Ngapulu diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga Halut yang berasal dari beberapa daerah yang dilayari. (red).













