GardaMalut.id-Halut – Calon peserta Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027 di Kabupaten Halut secara resmi ditetapkan oleh Bupati Halut, Piet Hein Babua dalam rapat Pleno yang digelar di ruang Meeting Fredy Tjandua, kantor Bupati Halut pada Senin, (29/06/26).
Rapat Pleno tersebut, selain dihadiri oleh Bupati Halut, Piet Hein Babua, juga dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Halut, Wenas Rompis, Pekerja Sosial Ahli Pertama yang mewakili Kepala Sentra Wasana Bahagia Kementerian Sosial RI di Ternate, Tri Budi Bahari Syam, Kadis Sosial Halut, Andarias M. Panimba, Kepala Badan Pusat Statistik Halut, Koordinator dan Tim Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH), pimpinan organisasi perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rapat Pleno tersebut, Kadis Sosial Halut, Andarias Panimba memaparkan bahwa rapat pleno merupakan tahapan akhir dalam proses penetapan calon peserta didik setelah seluruh rangkaian penjangkauan dan verifikasi dilaksanakan sesuai pedoman Kementerian Sosial.
Menurutnya, seluruh proses dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen menghadirkan Program Sekolah Rakyat yang tepat sasaran bagi masyarakat.
“Rapat pleno ini menjadi tahapan akhir untuk membahas dan menetapkan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan. Hasil rapat pleno selanjutnya menjadi dasar penetapan calon peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027,” ujar Andarias.
Ia menambahkan, pelaksanaan penjangkauan di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Utara merupakan bagian dari upaya memastikan calon peserta didik yang diusulkan benar-benar sesuai dengan sasaran program sebagaimana ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, Bupati Halut, Piet Hein Babua menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan kesempatan besar bagi Halmahera Utara untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Menurut Bupati Piet, keberhasilan program tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, hingga masyarakat.
“Program Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah harus memberikan dukungan penuh agar kesempatan yang telah diperoleh Halmahera Utara benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan,” tegas Piet.
Bupati juga mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja melakukan penjangkauan dan pendataan calon peserta didik di berbagai wilayah Kabupaten Halut.
Ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Program Sekolah Rakyat berjalan dengan baik.
“Saya yakin seluruh tim sudah bekerja secara maksimal. Yang terpenting sekarang adalah memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik sehingga program ini benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan di Halmahera Utara,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Tri Budi Bahari Syam, Pekerja Sosial Ahli Pertama yang mewakili Kepala Sentra Wasana Bahagia Kementerian Sosial RI di Ternate, menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemda Halut bersama seluruh pihak dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin menjadi modal penting untuk memastikan seluruh tahapan program dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Halmahera Utara menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam proses penjangkauan calon siswa. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan agar seluruh tahapan Program Sekolah Rakyat berjalan dengan baik,” ujar Tri.
Usai membuka rapat secara resmi, Bupati Piet memimpin jalannya agenda pleno yang dilanjutkan dengan pembahasan hasil verifikasi dan validasi data, penetapan calon peserta didik, serta penandatanganan berita acara sebagai pengesahan hasil rapat.
Penandatanganan berita acara tersebut menandai berakhirnya rangkaian Rapat Pleno Penetapan Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Halut Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus menjadi dasar pelaksanaan tahapan berikutnya sesuai mekanisme yang ditetapkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Melalui rapat pleno ini, Pemda Halut menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. (red).













