GardaMalut.id, Tobelo – Bupati Halut, Piet Hein Babua menegaskan bahwa selaku Kepala Daerah, pihaknya tetap dan akan berkomitmen untuk mensukseskan program Sekolah Rakyat di kabupaten Halut.
Hal ini disampaikan Bupati Piet, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat untuk orang tua dan calon siswa SR Menengah Pertama 32 Halut, pada Senin, (13/07/26), di ex gedung Rumah Sejahtera, Tobelo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati, Kasman Hi Ahmad, Sekda Halut, E J Papilaya, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdahni Akbar, Wakapolres Halut Kompol Kompol Saipul Egal, Kasi Intel Kejari Halut Adi Setiawan, Perwakilan PN Tobelo, Ketua NU Tobelo Bapak Husein Horu, Kepala Kemenag Halut Abdurahman M Ali, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 32 Halut, Elvis Awa, para Pimpinan OPD dan Camat, para Kepala Sekolah Rakyat se – Maluku Utara, para orang tua dan calon siswa baru, para jajaran guru serta tamu undangan lainnya.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 32 Halut, Elvis Awa dalam sambutannya memaparkan bahwa
berbagai penampilan yang ditampilkan oleh para siswa merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Open House Sekolah Rakyat. Penampilan tersebut menjadi bukti nyata proses pembelajaran yang telah dijalani para siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Untuk diketahui oleh kita semua bahwa anak-anak yang sebelumnya belum memiliki kemampuan dan kepercayaan diri, kini mampu menunjukkan bakat serta potensi yang dimiliki berkat bimbingan para guru. Hal ini menjadi harapan bahwa mereka kelak dapat menjadi generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
Karena itu pada kesempatan ini, kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda Halut, yang telah memberikan dukungan sehingga program Sekolah Rakyat dapat hadir dan berjalan di kabupaten Halut”, ungkap Elvis.
Dipaparkan lebih lanjut oleh Elvis bahwa tugas utama Sekolah Rakyat adalah mengubah sesuatu yang semula dianggap tidak mungkin menjadi mungkin artinya melalui pendidikan yang berkualitas dapat mengubah karakter para siswa untuk terus belajar, terus berkreasi, dan berprestasi depan, serta para siswa diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan dengan cara pendidikan yang berkualitas.
Oleh karena itu, dukungan dari seluruh pihak sangat dibutuhkan agar Sekolah Rakyat di Kabupaten Halut dapat terus tumbuh dan berkembang.
Elvis juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sedang dipersiapkan, tepatnya di Desa Kukumutuk. Selama pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di lokasi sementara hingga bangunan baru siap digunakan.
“Kepada seluruh siswa-siswi yang telah lolos seleksi akan mendapatkan pelayanan pendidikan, pembinaan, dan pendampingan secara maksimal. Seluruh unsur di Sekolah Rakyat memiliki visi yang sama, yaitu mendukung program pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas”, ungkap Elvis.
Sementara itu, Bupati Halut, Piet Hein Babua, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang telah menetapkan Kabupaten Halmahera Utara sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurut Bupati Piet, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan sebuah sejarah baru bagi dunia pendidikan di daerah, sekaligus menjadi program strategis Kementerian Sosial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Sebagai Kepala Daerah, kami bertanggung jawab terhadap seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, termasuk keberhasilan pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Berbagai penampilan yang ditunjukkan para siswa pada kegiatan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan oleh para guru dan seluruh tenaga pendidik di Sekolah Rakyat”, ungkap Bupati Piet.
Bupati Piet juga memaparkan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di desa Kukumutuk masih terus berlangsung. Oleh karena itu, proses pemindahan kegiatan belajar mengajar ke lokasi tersebut akan dilakukan setelah pembangunan selesai sehingga para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
“Kepada para orang tua, saya menghimbau agar tidak ragu menitipkan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat karena para siswa akan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, baik melalui guru, wali asrama maupun wali asuh, sehingga proses pendidikan, pembentukan karakter, dan pengawasan terhadap peserta didik dapat berjalan dengan baik.
Meskipun program ini baru berjalan sekitar satu tahun, perkembangan kemampuan para siswa sudah terlihat sangat baik. Selaku Pemerintah daerah kami optimis para siswa yang telah lolos seleksi akan mampu meraih berbagai prestasi karena memperoleh pendidikan dan pembinaan yang berkualitas.
Sekolah Rakyat diharapkan menjadi embrio baru bagi pengembangan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Halmahera Utara. Nantinya, gedung permanen Sekolah Rakyat akan memiliki kapasitas sekitar 1.080 siswa, sehingga dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak. Dikarenakan Sekolah Rakyat adalah sekolah milik masyarakat yang dibangun untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang berkualitas”, ungkap Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati Piet juga menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung oleh pemerintah sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak mengakses pendidikan.
“Kami siap bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan dan pengembangan Sekolah Rakyat di Kabupaten Halmahera Utara, serta akan berada di garis depan untuk memastikan program tersebut terus berkembang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan”, pungkas Bupati Piet. (red).













