PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website
PT Assyifa Teknologi Nusantara - Jasa Pembuatan Website

Mewakili Bupati Halut, Piet Hein Babua, Sekda, E. J. Papilaya Hadiri Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo 2026

banner 120x600

GardaMalut.id, Tobelo – Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo 2026, yang digelar di Rumah Adat Hibualamo pada Sabtu, (01/08/26), dan merupakan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menampakkan suatu kebersamaan yang penuh semarak.

Kehadiran dan dukungan dari Pemda Halut, yang dikonkritkan dengan kehadiran Sekretaris Daerah, E. J. Papilaya, mewakili Bupati Halut, menjadi bukti nyata bahwa Pemda Halut selalu hadir dan mendukung penuh upaya dan usaha dari berbagai elemen untuk memajukan negeri tercinta ini

Beragam kegiatan yang digelar sejak pagi hingga malam hari, dalam festival ini menjadi malam apresiasi atas berakhirnya pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kolaborasi Nusantara 2026 yang melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Khairun (Unkhair), dan Universitas Halmahera (Uniera).

Festival tersebut tidak hanya menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa di Halmahera Utara, tetapi juga menjadi panggung kolaborasi yang mempertemukan inovasi, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan di Rumah Besar Hibualamo.

Sejak pagi, kawasan Rumah Adat Hibualamo dipenuhi masyarakat yang mengikuti berbagai agenda, mulai dari Fun Run, Jalan Sehat, Pojok Kreatif Anak, Baronggeng, Bazaar UMKM, Pasar Panen, Workshop Agro, Cek Kesehatan Gratis, Campus Expo, hingga Talk Show yang melibatkan mahasiswa, akademisi, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Memasuki malam puncak, ratusan masyarakat kembali memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang diawali dengan pemutaran Nobar Karya Anak KKN, dilanjutkan Tarian Cakalele. Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Fachruddin Tukuboya, mewakili Gubernur Maluku Utara. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, E. J. Papilaya, mewakili Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara.

Hadir juga dalam kegiatan ini, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para asisten Sekretariat Daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta tim Dosen Pembimbing Lapangan dari ketiga perguruan tinggi. Dari UGM hadir Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, dari Unkhair hadir Prof. Dr. Hamidin Rasulu sedangkan dari Uniera hadir Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, yang mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Halmahera Utara E. J. Papilaya, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menghadirkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal selama pelaksanaan KKN.

“Sebagai Pemda maupun senior KAGAMA, kami sangat mengapresiasi karya-karya yang inovatif dan progresif dari adik-adik mahasiswa KKN. Ada inovasi tepung dan keripik dari pisang, pengolahan santan dan bumbu dengan teknologi yang sederhana tetapi menghasilkan produk yang sangat baik. Kolaborasi di Rumah Hibualamo ini adalah untuk membesarkan Halmahera Utara dan membesarkan Indonesia untuk dunia,” ujar Papilaya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah. Setelah pengembangan hilirisasi kelapa, pemerintah kini mulai mengembangkan hilirisasi pala melalui penguatan produk lokal yang memiliki nilai tambah.

Mewakili Gubernur Maluku Utara, Dr. Fachruddin Tukuboya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika yang telah berkolaborasi dalam program KKN tersebut.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika UGM, Unkhair, dan Uniera. Kolaborasi lintas kampus, lintas daerah, dan lintas budaya ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus modal sosial yang sangat berharga dalam mempererat persatuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara,” katanya.

Dosen Pembimbing Lapangan Uniera, Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, mengingatkan mahasiswa agar memaknai KKN sebagai proses belajar bersama masyarakat.

“Festival Lentera Hibualamo ini tidak hanya berbicara tentang lentera secara fisik, tetapi juga tentang cahaya yang dihadirkan bagi masyarakat. Jangan jadikan KKN hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai bekal masa depan. Sebab ilmu tidak hanya diperoleh di ruang kelas, melainkan juga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, DPL Unkhair Prof. Dr. Hamidin Rasulu menyampaikan bahwa kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan KKN menjadi kekuatan utama dalam menjalankan sekitar 250 program kerja.

“Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari kegiatan KKN ini. Ada magnet besar di Halmahera Utara yang membuat kita saat datang ke sini rasanya tidak ingin pulang, yaitu rasa kebersamaan. Kurang lebih ada 250 program kerja yang telah dijalankan, dan kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada malam hari ini saja,” tuturnya.

Senada dengan itu, DPL UGM Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi membangun Halmahera Utara sebagai pusat memori rempah dan budaya.

“Mari kita saling bahu-membahu, mengeratkan kerja sama dan terus membangun Halmahera Utara, pusat memori rempah dan budaya, dengan fokus hilirisasi kelapa dan pala. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah mengabdi, belajar, dan membangkitkan kembali lentera budaya Hibualamo,” katanya.

Usai sambutan, malam puncak dilanjutkan dengan pembacaan Puisi Lentera Hibualamo sebelum memasuki prosesi simbolisasi pembukaan festival.

Prosesi tersebut dilakukan dengan cara yang unik. Sekda Halmahera Utara, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, serta para Dosen Pembimbing Lapangan dari UGM, Unkhair, dan Uniera bersama-sama menyusun kepingan puzzle berbentuk lentera hingga membentuk satu gambar utuh.

Simbolisasi itu menggambarkan bersatunya ilmu pengetahuan, budaya, pemerintah, dan masyarakat dalam semangat kolaborasi untuk membangun Halmahera Utara.

Usai simbolisasi, panggung Festival Lentera Hibualamo semakin semarak dengan penampilan musik tradisional Yangere Masso Doua, dilanjutkan Tarian Kolaborasi, penampilan Galela Dance Crew, serta Nyanyian Kolaborasi yang dibawakan para mahasiswa peserta KKN.

Suasana semakin meriah ketika Guest Star Harmoni tampil menghibur masyarakat. Festival diakhiri dengan penampilan Guest Star Tetty yang menutup seluruh rangkaian Festival Lentera Hibualamo 2026. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *